Aku di balik batu cadas
Mengais pasir menutup luka
Bodoh.....
Ribuan kali-pun aku tetap luka
Untuk apa aku?
Ribuan kalian, ucap
Ribuan kalian, derita
Maaf..........
Untuk apa aku?
Busuk, semburat waktuku,
buang saja....
Seret aku membabi buta
Biar jalan melumur luka
Dan tawa-tangis fana
Langit, maaf khayal ini
Matahari, bulan, dan bintang
Mengharu dalam salinan air mata
Sekali waktu kembali, maaf...................