Berangkatlah mereka berdua tepatnya pada hari Senin tanggal 9 September tahun 1099. Gunisr, orang yang pertama kali mengajari mereka tentang ilmu Butsr (semacam ilmu mistik asal Negeri Seioum, mengandalkan kekuatan Insting dan campuran antara otot, pikiran, dan ilmu kekebalan tubuh) sebelumnya telah mengingatkan mereka akan dua hal yang pertama, mereka di tengah-tengah perjalanan akan menemui beberpa musibah dan salah satu musibahnya adalah mereka harus rela salah satu dari keduanya menjadi gila atau tidak waras.
Yang kedua, mereka akan selalu dihantui oleh Koreen di saat mereka sedang tidur. Koreen adalah orang berbaju hijau dan bercelana coklat asal Negeri Kurui. Aneh je sama orang gituan aja takut .... Mereka takut karena dulu, mereka bertarung melawannya dan alhasil mereka kalah, dikutuklah mereka agar menjadi takut jika mendengar namanya, apalagi melihatnya.
"Sipoi, kau masih saja berdiam diri di depanku dari tadi pagi sampai malam ini malah" Hinyr menyapa. Sontak, Sipoi langsung menyautnya dengan nada agak keras lewat insting mereka, "kau ini suka amat sih ngomingin apa yang orang lakuin, kamu sendiri aja sama kaya' aku, dari tadi pagi sampai malam ini masih .. aja duduk tenang tak bergerak sedikitpun. Lebih parah malah dari pada aku, ah kau ini Hinyr, dari dulu masih aja kaya' gini kagak ada perubahan".Yang kedua, mereka akan selalu dihantui oleh Koreen di saat mereka sedang tidur. Koreen adalah orang berbaju hijau dan bercelana coklat asal Negeri Kurui. Aneh je sama orang gituan aja takut .... Mereka takut karena dulu, mereka bertarung melawannya dan alhasil mereka kalah, dikutuklah mereka agar menjadi takut jika mendengar namanya, apalagi melihatnya.
"Ma'af je qw hilaf, hehehehe .......", jawab Hinyr. Percakapan mereka berdua tadi sebenarnya adalah karangan saya saja (ya iyalah, yang buat erita nich kan aku, ah kok aku malah ketularan si Hinyr sih, remaja muda hayalanku).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar