Sejarah memang sudah berlalu, tetapi jaman sekarang sejarah masih saja diperdebatkan walaupun kejadiannya sudah terlewati oleh jaman. Kalau kita melihat pendapat tersebut, kita pasti akan kurang setuju karena sayapun juga kurang setuju, entah apa yang ada dipikiran saya sehingga saya menulis kata-kata tersebut. Kali ini saya punya cerita nih yang nggak kalah serunya sama cerita-cerita yang sudah kita kenal umum, dan beginilah cerita
Alkisah dua pemuda yang bernama Sipoi dan Hinyr sedang merantau ke negeri yang sangatlah jauh dari tempat tinggalnya, Negeri Kurui namanya, sangat mustahil bahkan untuk pergi kesana hanya dengan hanya bermodalkan alas kaki yang sudah lusuh (maklum alas kakinya sudah berumur kira-kira 70 tahun lah). Tapi sebelumnya, mereka berdua berangkat ke Negeri Kurui, ada suatu sebab mengapa mereka berdua hendak meratau ke negeri tersebut karena kalau bukan karena terpaksa, mereka tidak harus susah-susah untuk merantau ke negeri yang sangatlah jauh tersebut. Salah satu penyebabnya adalah pertama, negeri asal mereka Negeri Seioum sedang dilanda oleh jatuhnya meteor Goinite (meteor langka yang hanya ada sekali dalam 591 tahun) yang terkenal akan guncangannya yang dahsyat.
Kedua, negeri mereka sedang dilanda oleh penyakit yang juga sangat langka, yaitu penyakit Jiner. Semacam penyakit yang bisa membuat tubuh menjadi tambah gemuk 5 gram setiap harinya. Dan yang terakhir, negeri mereka sedang dijajah oleh para gajah. Aneh memang, tetapi gajah yang satu ini bukanlah sembarang gajah. Gajah yang satu ini sebenarnya adalah sebuah experimen yang gagal oleh Prof. Erduionmu (seorang professor di Negeri Seioum).
Sebenarnya, beliau sedang melakukan experimen kepada gajah agar gajah yang ada di Negeri Seioum tidak punah lagi, tetapi percobaannya gagal dikarenakan beliau salah memasukkan cairan hanya gara-gara nyamuk yang menggigit tangan kirinya pada saat memasukkan cairan ke dalam mulut si gajah. Alhasil, si gajahpun menjadi salah tingkah yang akhirnya bisa berperilaku layaknya manusia biasa.
BERSAMBUNG ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar