Seraya aku sedang menangis
Mengapa engkau masih menyimpan
Ombak yang berderu kencang di tanganmu
Hari memang telah berganti
Tapi lekaslah
Buang semua kebusukan itu
Yang masih tetanam di hatimu
Jikalau engkau masih saja
Terus tak mengindahkannya
Maka aku akan pasrah
Dengan semua yang ada
Aku memang hanya sebongkah kerikil kecil
Namun aku masih ada perasaan
Karena dimata Tuhan
Semua itu sama
Hembusan nafasku ini
Mungkin berakhir di keesokan hari
Aku hanya minta satu hal yang pasti
Ingatlah selalu
Nyanyian kita berdua
Tidak ada komentar:
Posting Komentar